Reportase Pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue bagi Potensi SAR Jawa Tengah

BASARNAS Semarang melakukan pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue untuk para potensi SAR yang ada di Jawa Tengah. Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 120 peserta yang berasal dari berbagai potensi-potensi SAR Jawa tengah, Unit Kegiatan Selam 387 (UKSA-387) sendiri merupakan salah satu dari potensi SAR yang ada di Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Pelatihan Jungle Rescue diadakan pada tanggal 29 Maret – 2 April 2015 di Kantor SAR Semarang dan Gunung Ungaran tepatnya daerah Medini dan Candi Promasan. Selama pelatihan banyak materi dan pengalaman yang didapat, diantaranya adalah Manajemen Operasi SAR dan Pembinaan Potensi SAR, Pertolongan Pertama, Survival, Navigasi Darat, Explorer Search and Rescue, dan masih banyak lagi.

1

Hari I (29 Maret 2015)
Salah seorang delegasi dari Unit Kegiatan Selam 387 Universitas Diponegoro yang ditugaskan untuk mengikuti pelatihan Jungle Rescue adalah Rivan Framudiana (U-XXII), berangkat menuju Kantor SAR Semarang pukul 13.00 WIB untuk melakukan registrasi, foto dan mendapatkan alat perlengkapan yang akan digunakan selama pelatihan. Pada sore hari diadakan gladi kotor untuk upacara pembukaan Pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue keesokan harinya.

2
Gladi kotor upacara pembukaan Pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue


Hari II (30 Maret 2015)
Pagi hari peserta pelatihan bersiap-siap melakukan gladi bersih untuk kelancaran upacara pembukaan Pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue pukul 09.00 WIB di depan Kantor SAR Semarang. Setelah selesai upacara pembukaan, para peserta pelatihan jungle rescue dan water rescue berkumpul di ruang rapat untuk mendapat informasi penting pelatihan. Selang waktu ISHOMA, kegiatan dilanjut dengan materi kelas tentang Peran BASARNAS dan Potensi SAR, Pertolongan Pertama dan Perlengkapan, Pakaian dan Makanan (PPM) sampai sore hari dan dilanjut malam harinya tentang Survival yang mempelajari manajeman agar bisa bertahan hidup di daerah jungle atau pegunungan.

DSCN3915


Hari III (31 Maret 2015)
Pagi hari peserta melakukan olahraga bersama mentor jungle rescue Pak Rahmat Pamuji dari BASARNAS Semarang. Setelah itu peserta sarapan bersama di depan Kantor SAR Semarang. Kegiatan dilanjutkan di ruang rapat untuk materi pertama yaitu Navigasi Darat, dimana peserta dibekali bagaimana cara bernavigasi baik menggunakan kompas dan peta ataupun menggunakan GPS ketika dilapangan. Materi kedua adalah Manajemen Operasi SAR. Setelah makan siang masih ada materi terakhir mengenai Explorer Search and Rescue (ESAR). Kegiatan terakhir melakukan packing sebelum pergeseran dari KanSAR ke daerah Medini Gunung Ungaran Semarang. Sesampainya di Medini peserta beristirahat dan bersiap melanjutkan perjalanan dengan long march selama 3 jam menuju Desa Candi Promasan yang menjadi tempat pelatihan lapangan. Kegiatan hari ketiga berakhir dengan makan malam dan peserta menginap di sebuah tempat peristirahatan sederhana di Desa Candi Promasan Gunung Ungaran  Semarang.

6

Hari IV (1 April 2015)
Hari ini merupakan hari pertama pelatihan lapangan, pagi harinya diawali dengan sarapan dan olahraga pagi dengan mentor dan dilanjutkan materi navigasi darat dengan pencarian titik koordinat yang diberikan instruktur pada masing-masing kelompok. Pada navigasi darat ini diharapkan setiap kelompok peserta jungle rescue dapat menemukan titik koordinat yang tepat dengan menggunakan kompas dan peta serta GPS untuk memastikan tempat yang akan dituju sampai siang hari. Selang waktu ISHOMA pukul 13.00 WIB materi terakhir diberikan instruktur tentang tandu dan dan slope evacuation untuk kesiapan simulasi ESAR keesokan harinya. Pelatihan lapangan hari pertama diakhiri dengan masing-masing  regu membangun bivac untuk malam terakhir pelatihan lapangan dan mempersiapkan makan malam bersama.

DSCN4074
Rivan Framudiana (U-XXII) : Nomor 2 dari kanan
10
Rivan Framudiana (U-XXII) : Paling kiri


Hari V (2 April 2015)
Hari terakhir pelatihan lapangan Jungle Rescue, peserta packing perlengkapan untuk pelatihan terakhir yaitu ESAR. ESAR sendiri merupakan kegiatan perencanaan, pencarian dan penyelamatan korban. Pada tahap perencanaan dikumpulkan informasi-informasi penting dan juga perencanaan untuk melakukan sapuan atau pencarian korban yang hilang di kawasan jungle/hutan/pegunungan. Pada tahap Pencarian di telusurilah daerah sapuan yang sudah direncanakan agar dapat menemukan jejak-jejak korban dan menemukan korban. Setelah korban ditemukan, tahap terakhir adalah evakuasi/penyelamatan korban. Disinilah penerapan materi lapangan diterapkan mengenai tandu dan slope evacuation agar korban dapat dibawa ke tempat yang aman dan bisa ditindaklanjuti oleh tim medis. Simulasi penyelamatan korban pun telah selesai, dan peserta pelatihan bersiap-siap untuk perjalanan kembali ke titik awal Desa Medini untuk perjalanan pulang dan makan siang di Kantor SAR Semarang.

Kegiatan Pelatihan Jungle Rescue dan Water Rescue pun sampai pada penghujung acara setelah Kepala BASARNAS Semarang Bapak Agus Haryono mengakhiri pada upacara penutupan, dan tak lupa Yel-Yel antara Peserta Jungle Rescue dan Water Rescue ditampilkan sebagai tanda penutupan Pelatihan Potensi SAR Jawa Tengah.

DSCN4240

Salam Rescue AVIGNAM JAGAT SAMAGRAM.

Rivan (U-XXII)

Leave a Reply