Warta

Reportase Latihan Perairan Terbuka II “SAR & SURVIVAL”

Acara Latihan Perairan Terbuka II atau umum dikenal Disaster Management ini merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Unit kegiatan […]

Acara Latihan Perairan Terbuka II atau umum dikenal Disaster Management ini merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Unit kegiatan Selam 387 (UKSA-387) Universitas Diponegoro. Dimana kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan Open Recruitment bagi anggota muda UKSA-387. Latihan Perairan Terbuka II kali ini bertemakan Sar and Survival dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang, terdiri dari 9 orang anggota muda UKSA XXIII dan 41 peserta eksternal. Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari dimulai dari hari Kamis, 17  September 2015 berupa pembekalan materi ruangan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi lapangan pada hari Jum’at, 18 September 2015 hingga hari Minggu, 20 September 2015. Kemudian diakhiri dengan kegiatan penyebrangan pulau (Pulau Panjang – Dermaga Teluk Awur, Jepara) dengan berenang menggunakan Skin dive (fins swimming).

Hari I (Kamis, 17 September 2015)
Diawali dengan registrasi pukul 08.00 para peserta mulai memasuki ruangan seminar di gedung LP2MP UNDIP lantai 2. Materi pertama dimulai pukul 09.00 WIB yaitu Surface Navigation yang disampaikan oleh Bapak Avan Waluyo (SARDA Jawa Tengah), para peserta dibekali tentang ilmu untuk mengetahui posisi pada saat terdampar di lautan. Kemudian dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Bapak Sonny Widya Wicaksono, SE (BPBD Provinsi Jawa tengah) tentang Mitigasi Bencana pada pukul 10.30 WIB. Lalu dilanjutkan dengan materi Pertolongan Pertama yang disampaikan oleh Bapak Danang Baskhoro Adhi (PMI) pada pukul 13.00 WIB. Acara seminar ini selesai pukul 15.00 WIB yang ditutup dengan sesi foto bersama.

12

Hari II (Jum’at, 18 September 2015)
Di hari kedua, para peserta mendapat pengenalan kolam yang diadakan di Kolam Watugong sebelum pemberangkatan menuju pelatihan lapangan di Teluk Awur, Jepara. Pada sesi ini para peserta dibekali secara singkat mengenai teknik berenang yang baik, water trappen, serta fins swimming. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

Selanjutnya para peserta berkumpul di Basecamp UKSA pada pukul 14.00 WIB untuk melakukan prosesi pelepasan yang dihadiri oleh pengurus harian, pengurus inti, dewan penasihat, serta instruktur UKSA-387. Pukul 14.30 WIB rombongan Latihan Perairan Terbuka II yang terdiri dari 50 orang, panitia (anggota muda XXIII dan peserta eksternal) diberangkatkan setelah prosesi pelepasan oleh ketua UKSA-387 Faruq Abdurrahman (U-XXI). Rombongan tiba di Asrama Kampus kelautan Undip Teluk Awur pukul 17.30 WIB. Para peserta diinstruksikan untuk beristirahat sejenak di Asrama. Kemudian pada pukul 19.00 WIB para peserta dikumpulkan di Aula Hall gedung C lantai 1 untuk acara makan malam yang dilanjutkan dengan acara ramah tamah antar sesama peserta dan panitia, lalu briefing untuk kegiatan besok. Setelah acara selesai, para peserta dipersilahkan untuk beristirahat agar siap untuk kegiatan lapangan esok hari.

22

32

Hari III (Sabtu, 19 September 2015)
Pagi yang cerah serta semangat yang baru dari peserta untuk memulai kegiatan yang diawali dengan lari pagi menuju kampus Kelautan sebelum memulai kegiatan Search and Rescue. Sesampainya di Kampus, para peserta bersama-sama mengangkat rubber boat menuju ke dermaga. Tim SAR pun telah menanti kedatangan para peserta. Pukul 08.00 WIB para peserta mulai mendapat pengarahan dari instruktur SAR untuk mendapat materi pengenalan berupa pengenalan tentang rubber boat dan water rescue. Setelah materi tersebut selesai, barulah para peserta melakukan pemanasan darat sebelum praktek lapangan dimulai. Pukul 10.00 WIB peserta melakukan pemanasan air berenang 200 meter, water trappen, dan simulasi evakuasi korban (berenang evakuasi korban tanpa korban dan dengan korban). Kemudian para peserta dibagi menjadi 3 kelompok untuk mendapat materi tentang mendayung, water rescue, olah gerak dengan rubber boat, dan evakuasi korban saat di darat. Semua materi tersebut dibimbing secara langsung oleh tim SAR hingga pukul 16.00 WIB.

Setelah materi SAR selesai diberikan baik teori dan praktek, para peserta kembali menuju kampus dengan membawa rubber boat bersama-sama. Moment inilah yang menjadi suatu keunikan tersendiri, dimana para peserta mendapat sensasi yang belum pernah di alami yaitu mengangkat rubber boat. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, peribahasi ini mungkin tepat untuk menggambarkan hal tersebut. Setelah semua peralatan yang dipakai dipindahkan ke kampus, para peserta langsung membersihkan alat bersama-sama. Setelah semua alat telah dibersihkan, seluruh peserta kembali menuju asrama untuk bersih diri dan istirahat hingga pukul 19.00 WIB untuk makan malam, sharing pengalaman, dan ada evaluasi kegiatan SAR oleh tim SAR. Jam dinding telah menunjukkan pukul 21.00 WIB, itu menandakan bahwa waktu istirahat malam telah tiba dan peserta pun dipersilahkan untuk beristirahat dan mempersiapkan untuk hari esok.

42

Hari IV (Minggu, 20 September 2015)
Hari ketiga kegiatan telah berlalu, itu berarti waktunya untuk pindah lokasi yaitu ke Pulau Panjang. Semua peserta semakin semangat dan antusias akan hal ini. Pukul 07.00 WIB peserta bersiap untuk memulai keberangkatan, seperti biasanya peserta bersama-sama memindahkan rubber boat dari kampus menuju ke dermaga. Rubber boat ini nantinya akan digunakan sebagai pendamping dan pengamanan selama kegiatan. Setelah memindahkan rubber boat, peserta diberi suntikan energi berupa sarapan pagi. Kemudian peserta  diarahkan untuk menaiki kapal sopek untuk menuju ke Pulau Panjang.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke pulau Panjang. Para peserta diarahkan agar langsung memindahkan peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan di Pulau Panjang. Tepat pukul 10.00 acara pun dimulai. Kali ini materi Survival yang disampaikan oleh WANADRI (Organisasi Kepetualangan dan Pencinta Alam yang Terbesar dan Tertua di Indonesia). Materi yang disampaikan berupa cara mendirikan tenda, pembuatan api (perapian), mencari bahan makanan dan minuman di alam, dan terakhir yaitu materi SOS, yaitu materi tentang bagaimana kita bertindak untuk mencari pertolongan ketika terdampar di suatu pulau. Para peserta dengan antusias mengikuti materi tersebut, hingga akhirnya materi selesai pada pukul 16.30 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan acara bebas (free time) hingga pukul 19.00. Tak terasa malam pun tiba, maka para peserta pun dikumpulkan kembali untuk melakukan makan malam dan sharing yang ditemani oleh api unggun. Acara pun kembali serius namun tetap santai, dimana para peserta mendapat pengarahan untuk persiapan penyeberangan oleh instruktur UKSA-387, Bonifacius Arbanto. Beliau memberi pengarahan berupa pembagian kelompok penyeberangan menjadi 4 Tim yaitu Tim Alpha yang dipimpin oleh Putranto Kondang Wijaya (U-XXIII), Tim Bravo yang dipimpin oleh Fatra Hidayat (U-XXIII), Tim Charlie yang didampingi oleh senior UKSA-387, dan Tim Delta yang merupakan perenang tanpa alat yang dipimpin oleh Rivan Framudiana (U-XXII). Setelah briefing selesai, para peserta diberi waktu hingga pukul 23.00 untuk bebas berkegiatan namun masih dalam pengawasan. Setelah itu para peserta diinstruksikan untuk istirahat agar fit melakukan penyeberangan.

52

62

Hari V (Senin, 21 September 2015)
Setelah melewati serangkaian pelatihan SAR dan survival, tibalah kegiatan terakhir yaitu fins swimming dari Pulau Panjang menuju dermaga Teluk Awur, Jepara. Persiapan kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB. Persiapan ini terdiri dari pemanasan darat, sarapan, pembagian skin dive, dan pelepasan penyeberangan. Pada pukul 09.00 WIB penyeberangan dimulai. Penyebrangan diawali oleh Tim Delta yang merupakan perenang tanpa alat, kemudian disusul oleh Tim Bravo kemudian disusul lagi oleh Tim Alpha dan terakhir disusul oleh Tim Charlie. Selama penyeberangan berlangsung seluruh tim didampingi oleh tim SAR serta senior UKSA-387 untuk memantau keamananan dari atas rubber boat dan sopek. Sekitar pukul 14.00 WIB para peserta sampai di dermaga Teluk Awur. Sesampainya di garis Finish, peserta disambut oleh para senior dan instruktur UKSA-387. Seusai penyebrangan, para peserta bergegas menuju Asrama untuk beristirahat dan bersiap untuk acara penutupan. Penutupan dilakukan di halaman Asrama Kampus pada pukul 16.30 WIB oleh para senior UKSA-387. Setelah penutupan, peserta melakukan sesi foto bersama. Kemudian seluruh peserta kembali ke Semarang menggunakan Bus.

72

8

Oleh : Putranto Kondang Wijaya (U-XXIII)

Leave a Reply