Ekspedisi DWIPANTARA

Ekspedisi merupakan kegiatan perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yang kurang dikenal maupun belum dikenal yang bertujuan untuk mengeksplor, melihat, meneliti, atau menyelidiki suatu daerah yang belum pernah ditinjau, yang mungkin memiliki potensi sebagai lahan produktif suatu ekosistem terutama pada sebuah bahari maupun sebagai lahan ekowisata, Yang nantinya wilayah tersebut akan dikontrol oleh instansi terkait untuk menjaga dan mengembangkan potensi tersebut, lingkup konsepnya berupa potensi bahari.Semakin majunya perkembangan teknologi dalam bidang informasi spasial mendukung ketersedianya sebuah wilayah bahari yang memiliki potensi, untuk mendukung kebenaran informasi tersebut maka UKSA 387 Universitas Diponegoro melakukan ekspedisi ke wilayah tersebut guna mengkaji serta mengeksplorasi ketersedianya potensi wilayah tersebut sebagai wilayah bahari berbasis konservatif.Eksekutor pelaku ekspedisi merupakan anggota tetap yang aktif dari UKSA 387 Universitas Diponegoro,yang merupakan seorang berkompeten, berdedikasi, dan loyal serta telah lolos dari tahapan-tahapan yang telah di buat secara sistematis oleh Divisi Ekspedisi UKSA 387 Universitas Diponegoro.

Ekspedisi dalam penyelenggaranya bekerjasama oleh berbagai instansi- instansi terkait seperti pemerintah daerah setempat (DKP, BTN, Dinas Pehutani), berbagai LSM dan Yayasan konservasi, dan perusahaan-perusahaan yang mensponsori kegiatan ekspedisi untuk kepentiangan konservatif.

sedikit diantaranya Ekspedisi yang telah dilakukan UKSA 387 Universitas Diponegoro, sebagai berikut:

  1. Ekspedisi Karimunjawa 1990,
    Pesertanya antara lain: Andreas H Muljadi, M Taufik, Arief Pratomo, Heri, Ciput, Horas, & Antoni (ITK), Mirsa, Trisno (Perikanan), Sapto (Ekonomi), Gatot (Hukum), Ari (Perkapalan) dan diikuti juga 5 orang anggota LANAL Semarang.
  2. Ekspedisi Kep. Seribu
    Dilaksanakan pada tahun 1991, anggotanya adalah : Antoni S, M. Putrawijaya (Ciput), Andreas H Muljadi, Arief Pratomo, Johana Suprihatin, & M. Taufik (ITK) didampingi Manangar Simanjuntak (Club Tramp).
  3. Ekspedisi Karimunjawa 1992
    Diikuti oleh Andreas H Muljadi, Wiku, Labib, Purwanto, Johana Suprihatin, Marita Ika J, (ITK), Anto (Perikanan) dan beberapa teman dari Teknik Mesin dan Perikanan
  4. Ekspedisi Dewa Daru
    Dilaksanakan tahun 2000
  5. Ekspedisi Antipatharia
    Dilaksanakan tahun 2001 dengan tujuan untuk pemetaan Dive Point di Kepulauan Karimunjawa. 
  6. Ekspedisi Indonor
    Dilaksanakan pada Juni 2004, dengan tujuan untuk meneliti keadaan bangkai kapal Indonor yang di duga telah dicuri sebagian puing-puingnya oleh para penjarah peninggalan sejarah. Lokasi penelitian Kemojan, Kep. Karimunjawa.
  7. Ekspedisi Indonor 2
    Pada bulan Mei 2005, sebagai lanjutan dari Ekspedi Indonor sebelumnya yang kini bekerjasama dengan Petualangan Bahari TV7, ekspedisi ini berusaha untuk menelusuri sejarah dan memetakan kondisi kapal Indonor yang tenggelam 7 Februari 1960,
  8. Ekspedisi Teluk Lampung
  9. Ekspedisi Tapanuli
  10. Dilaksanakan tahun 2008 di Kabupaten Tapanuli Tengah
  11. Ekspedisi  Liwa

 


Leave a Reply