DWIPANTARA 2014 RANAH SUNDA KECIL: Gili Sulat, Lombok

Salam gelembung!! Bulan Agustus lalu UKSA-387 UNDIP kembali melaksanakan ekspedisi. Nama kegiatan kali ini adalah EKSPEDISI DWIPANTARA RANAH SUNDA KECIL 2014. Berlokasi di Gili Sulat dan Gili Lawang Lombok Timur, butuh 2 hari perjalanan untuk bisa sampai di lokasi kegiatan. Tim Ekspedisi kali ini beranggotakan 11 orang yang terdiri dari pengurus serta senior UKSA-387 . Berikut adalah nama personil yang berpartisipasi dalam Ekspedisi kali ini :

  • Mena Risky Tarigan (U-XVII)
  • Bondan Purworo Atmodjo (U-XIX)
  • Fajar Andriansyah (U-XIX)
  • Justicia Ryan (U-XIX)
  • Akhmad Khotim Ibrahim (U-XX)
  • Dedy Febrianto Sitinjak (U-XX)
  • M.Iskandar Wijaya (U-XXI)
  • Faruq Abdurrahman (U-XXI)
  • Otto Guntara Pasaribu (U-XXI)
  • Lilah Gustillah (U-XXI)
  • Fitri Rizki Adzani (U-XXI)

Diketuai oleh Sdr. Akhmad Khotim Ibrahim (U-XX), ekspedisi ini berangkat mulai tanggal 19 Agustus 2014 hingga kembali ke Semarang tanggal 28 Agustus 2014. Hampir 10 hari perjalanan dan kegiatan dilaksanakan oleh tim ekspedisi kali ini. Tentu saja menyimpan banyak cerita menarik selama kegiatan berlangsung. Berikut Reportasenya.

 

(Hari I, 19 Agustus 2014)

Perjalanan panjang tim dimulai dari hari ini. Seluruh personil tim ekspedisi mulai berkumpul di Basecamp UKSA-387 pada pukul 15.00 untuk persiapan keberangkatan serta melaksanakan acara pelepasan oleh Ketua UKSA-387 Sdr. Aji Awaludin (U-XX) dan senior yang hadir pada saat itu. Seluruh peralatan yang dibutuhkan sudah dipersiapkan di hari sebelumnya. Kemudian tim segera bergegas menuju Terminal Sukun, Banyumanik pada pukul 16.00 untuk melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta. Setelah melewati kurang lebih 3 jam perjalanan., tim sampai di terminal Jombor. Kemudian langsung menuju rumah keluarga dari Sdri. Justicia Ryan (U-XIX) sebagai tempat persinggahan dan istirahat untuk melanjutkan perjalanan keesokan harinya.

(Hari II, 20 Agustus 2014)

Pukul 05.00 WIB tim mulai bergegas mempersiapkan barang bawaan menuju Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Kereta yang akan membawa kami menuju Banyuwangi berangkat pukul 07.00. Setelah melalui 14 jam perjalanan, tim sampai di Stasiun Banyuwangi Baru, Banyuwangi Pukul 21.00 WIB. Hanya istirahat untuk makan malam, tim langsung melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ketapang yang tidak terlalu jauh dari Stasiun Banyuwangi Baru dengan berjalan kaki. Dari Pelabuhan ini, seluruh tim menyeberang menuju pelabuhan Gilimanuk, Bali. Penyeberangan menuju Bali tidak memakan waktu yang cukup lama, kurang lebih 50 menit kami telah sampai di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Setelah loading barang hingga terminal Gilimanuk, Bali, tim melanjutkan perjalanan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Padang Bai, Bali menggunakan bus kecil. Pukul 05.00 WITA .

 

(Hari III, 21 Agustus 2014)

Pada hari ini, tim masih dalam rangkaian perjalanan menuju lokasi ekspedisi. Hari ini diawali dengan berkumpulnya seluruh personil tim di Pelabuhan Padang bai, Bali. Dari pelabuhan ini, tim menunggu keberangkatan kapal yang akan membawa kami menyeberang menuju Pulau Lombok. Pukul 07.30 WITA kapal pun berlayar, perjalanan berlangsung selama 3 jam hingga sampai di Pelabuhan Lembar, Lombok. Setelah sampai, tim langsung melanjutkan perjalan ke kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengambil alat selam dan melanjutkan perjalanan ke daerah Tanjung Pandan, Lombok Timur. Setelah 5 jam perjalanan sampai juga di kediaman Mas Yudi yang dijadikan basecamp untuk tempat beristirahat tim selama melakukan kegiatan ekspedisi. Setelah loading barang ke penginapan dan bercengkrama sebentar dengan warga sekitar dan dilanjutkan dengan melakukan briefing untuk hari esok sebelum akhirnya beristirahat dari perjalanan panjang sebelumnya.

7 copy

(Hari IV, 22 Agustus 2014)

Hari ini merupakan hari pertama tim melaksanakan kegiatan ekspedisi. Diawali dengan bangun pagi dan kemudian sarapan, tim memulai kegiatan dengan memindahkan barang-barang dan peralatan ke Kantor Autore Lombok Timur yang tidak jauh dari penginapan.

2 copy

Autore merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembudidayaan mutiara hingga pengolahan hasil mutiara. Penyelaman dimulai dari dermaga Autore. Kapal yang akan membawa tim menuju titik penyelaman telah sampai di dermaga tersebut. Penyelaman hari pertama dilakukan di bagian utara Gili Sulat. Tim di bagi 2 dalam melakukan pendataan karang. Tim pertama di kedalaman 10 meter dan tim ke 2 di kedalaman 3 meter. Keadaan karang di lokasi ini tidak begitu rapat diakibatkan banyaknya sisa pengeboman oleh warga sekitar yang dilakukan dalam mencari ikan. Setelah tim ke 2 melakukan penyelaman, seluruh tim kembali ke Autore untuk mencuci alat selam dan melakukan briefing malamnya sebelum mengakhiri kegiatan hari pertama.

3 copy

 

(Hari V, 23 Agustus 2014)

Masuk di hari kedua kegiatan, tim memulai hari dengan persiapan menuju dermaga autore untuk mempersiapkan peralatan selam. Kegiatan hari ini hampir sama dengan hari sebelumnya. Tim kembali di bagi menjadi 2. Shift pertama penyelaman pagi, sementara shift 2 penyelaman siang. Yang berbeda adalah masing-masing tim menyelam dan melakukan pendataan karang pada titik yang berbeda. Tim 1 menyelam di titik bagian timur Gili Sulat dan melakukan pendataan karang pada kedalaman 3 dan 10 meter. Setelah tim 1 selesai, keseluruhan personil melakukan pencucian alat sebelum makan siang. Setelah makan siang kemudian tim 2 melakukan penyelaman di titik selatan Gili Sulat dan melakukan pendataan kerapatan karang di kedalaman 3 dan 10 meter. Setelah penyelaman selesai dilakukan tim kembali ke penginaan dan melakukan briefing sebelum beristirahat.

6 copy

(Hari VI, 24 Agustus 2014)

Hampir sama dengan kegiatan di hari sebelumnya. Hari ini tim juga melakukan pendataan karang. Yang membedakan hanyalah titik penyelaman saja. Hari ini tim melakukan pendataan karang di perairan Barat Gili Sulat dan Perairan barat Gili Lawang. Penyelaman di mulai dari dermaga KKLD Gili Sulat-Gili Lawang Lombok Timur. Sekitar 15 menit perjalanan ditempuh dari penginapan untuk sampai di tempat ini dengan menggunakan mobil Pick Up. Tim pertama melakukan penyelaman terlebih dahulu di perairan barat gili Sulat dan dilanjutkan tim kedua setelah makan siang di perairan barat Gili Lawang setelah makan siang. Setelah melakukan penyelaman Tim kembali lagi ke penginapan dan tidak lupa juga mencuci alat dan semua peralatan di drop kembali di Autore.

1 copy

 

(Hari VII, 25 Agustus 2014)

Hari Senin ini, adalah hari terakhir tim melakukan penyelaman. Bukan untuk melakukan pendataan karang, melainkan penyelaman kali ini adalah fun dive. Titik penyelaman kali ini adalah perairan Gili Bidara, masih dikawasan Lombok timur juga. Dalam penyelaman kali ini, formasi penyelaman masih sama. Yaitu tim di bagi 2, dengan tim 1 terlebih dahulu berangkat menggunakan kapal dari dermaga Autore. Setelah melakuka penyelaman, tim 1 dibawa menuju Gili Kondo untuk beristirahat, dan kapal menjemput tim penyelaman ke 2.

Gili Kondo merupakan salah satu Gili dari banyak Gili yang terdapat di Lombok. Gili ini bersebelahan dengan Gili Bidara. Terdapat banyak bangunan berbentuk puing-puing yang tersisa. Hanya sedikit bangunan yang utuh berdiri di Gili Kondo ini. Gili ini tidak terlalu luas, Hanya butuh 30 menit untuk mengeksplor keseluruhan dari Gili. Sepintas terlhat Gili ini seperti di gurun, karena tumbuhan dan pohon yang terdapat di Gili Kondo sedang berguguran dan meranggas. Banyak hal menarik yang terdapat di Gili tersebut, tim 1 terlebih dahulu menjelajah gili ini sembari menunggu tim 2 selesai melakukan penyelaman. Ketika tim 2 datang, seluruh tim beristirahat sambil makan siang di Gili Kondo. Hingga sore hari, tim berada di Gili ini sebelum akhirnya kembali ke dermaga Autore untuk mencuci alat dan membawa kembali ke penginapan.

4 copy

Pada malam hari, seluruh tim memuat semua barang dan peralatan untuk dikemas. Malam terakhir kami di Lombok juga sangat berkesan karena Mas Yudi dan tetangga sekitar berkumpul dihalaman penginapan sambil menyantap makan malam dengan ikan bakar dan air kelapa muda yag diberikan oleh Warga sebagai penutup cerita menarik kami di Lombok.

8 copy

 

(Hari VIII, 26 Agustus 2014)

Pagi hari seluruh personil tim sudah siap untuk meninggalkan penginapan, Setelah berpamitan dan berfoto bersama warga sekitar tim memulai perjalanan panjang dengan rute yang sama saat berangkat dan sampai di Semarang pada tanggal 27 Agustus malam dengan selamat.

 

(Dedy/U-XX)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.