BIOTA LAUT YANG BERBAHAYA SAAT MENYELAM

Laut adalah tempat hidup bagi seluruh biota laut atau spesies yang berada di laut. Biota laut  tersebut sangat beraneka ragam dengan ciri khas masing-masing. Namun, dengan ciri khas dari masing-masing biota tidak semuanya cantik seperti rupanya. Beberapa dari mereka perlu diwaspadai dan dihindari oleh penyelam. Berikut adalah biota-biota laut yang perlu diwaspadai oleh penyelam :

1. Barracuda (Sphyraena sp)

Barakuda merupakan suatu ikan dari kelas Actinopterygii yang dikenal bertubuh menyeramkan dan bertubuh besar, tubuhnya panjang hingga enam kaki dan lebar hingga satu kaki. Barracuda juga mempunyai tubuh yang diselimuti sisik  halus. Selain itu, ikan ini memiliki gigi yang besar dan tajam, dimana ikan tersebut adalah salah satu ikan predator serta sangat agresif jika saat sedang bertelur atau kawin.

2.     Yellow Sea Anemone (Sagartia troglodytes)

Anemon laut adalah hewan dari kelas Anthozoa yang sekilas terlihat seperti tumbuhan, tetapi jika diamati lebih jauh, anemon laut merupakan jenis hewan.

Anemon laut dapat terlihat seperti bunga yang indah, namun sebenarnya hewan tersebut  sangat berbahaya, terutama bagi ikan yang berenang disekitarnya. Anemon, memiliki tentakel beracun untuk menusuk korban. Racun yang dihasilkan adalah neurotoxin dan racun tersebut akan membuat sakit.

3.  Hiu Putih(Carcharodon carcharias)

Hiu putih adalah suatu predator ganas yang hidup dalam laut. Hiu memiliki tubuh yang besar dan mempunyai susunan gigi yang tajam serta kuat. Kemudian, gigi dari hiu mampu mencabik-cabik mangsanya. Hiu termasuk ke dalam hewan yang agresif. Untuk menghindarinya sebaiknya tidak melakukan gerakan secara tiba-tiba dan tidak mengenakan benda yang dapat memantulkan cahaya.

  1. Stonefish (Synanceia sp)

Stonefish disebut juga dengan ikan batu. Ikan ini dapat berkamuflase dengan mudah di daerah batu karang, lumpur, pasir, dan patahan karang. Stonefish mempunyai sirip yang beracun.1 kelenjar racun ikan batu dapat membunuh 100 tikus. Pemakaian boots ketika menyelam dapat membuat penyelam terhindar dari racun hewan tersebut.

5. Scorpionfish and Lionfish (Scorpaena sp dan Pterois antennata)

Scorpionfish dan lionfish mempunyai  bentuk tubuh yang elegan dengan sirip memanjang. Pada bagian ujung dari sirip-sirip keras tersebut terdapat kelenjar racun. Jika terkena tubuh manusia dapat menyebabkan sakit yang berlangsung selama 6 jam.Jika terkena racun ikan ini dapat menggunakan air panas yang dicampur dengan cuka atau irisan lemon.

6. Sea Urchin (Diadema sp)

Sea urchin atau disebut juga dengan bulu babi mempunyai duri-duri yang beracun. Jika tertusuk di kulit, maka duri akan patah dan tertanam didalam kulit. Jika terkena bulu babi dapat menggunakan cuka agar duri tersebut patah.

7. Mosaic Sea Star (Plectaster decanus)

Apabila tubuh dari bintang laut ini bersentuhan dengan kulit akan mengakibatkan mati rasa untuk sementara waktu. Sarung tangan dan boots dapat melindungi tangan dan kaki dari hewan ini. Sehingga disarankan untuk tidak menyentuh bintang laut tersebut.

8. Jellyfish  (Chironex fleckeri dan Physalia physalis)

Ubur-ubur adalah hewan yang beracun, tiap sepsis memiliki tingkat racun yang tidak sama. Efek dari racun jellyfish ini terasa perih lalu akan meninggalkan bekas terbakar hingga menyebabkan kematian. Bila bertemu dilaut sebaiknya menghindari tentakelnya.

9. Fire coral (Millepora sp)

Jika kulit terkena karang api resikonya adalah rasa panas dikulit. Karang api mempunyai nematocycsts yang dapat menyengat dan menembus kulit. Sebaiknya ketika snorkling atau menyelam lebih baik menghindari karang ini.Efek yang dihasilkan bisa bervariasi dari iritasi ringan sampai sakit parah dan kadang-kadang bahkan berhubungan dengan mual dan muntah.

10.  Ikan Pari (Manta birostris)

Ikan pari mempunyai tubuh pipih dan juga duri beracun pada ekornya. Biasanya, ikan ini berada di dasar laut yang berpasir. Racun tersebut yang ditimbulkan ikan pari memang tidak separah lepu, tetapi cukup menyakitkan. Selain sakit karena tusukannya, orang yang terkena tusukan buntut pari juga bisa terkena racunnya.Racun paling berbahaya dari buntut pari ini bisa menyebabkan luka pada otot.

 

Oleh Adelia Hilma U-XXVI

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.