Arif Rudianto

Peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ-8501 di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015), benar-benar menyita perhatian kita semua. Sejumlah tim relawan diturunkan dalam pencarian korban pesawat AirAsia QZ-8501. Diantara relawan yang bertugas salah satunya merupakan senior UKSA-387 Universitas Diponegoro. Arif Rudianto (UXVI) yang biasa disapa “mas Vampire” ini ikut terlibat langsung dalam tim pencarian pesawat AirAsia QZ-8501. Berikut ini kami lampirkan hasil wawancara kami dengan beliau.

Selamat sore mas Arif Rudianto, saya Rahma dari Humas UKSA. Apa kabar mas?

Alhamdulillah Baik mbak.

Kita dapet info nih kalo mas jadi relawan di pencarian pesawat AirAsia ya? sekarang posisi mas sedang berada dimana?

Oh iya, masih di Kumai mbak.

*Kumai : Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah

Mas Arif sedang sibuk atau tidak? Bolehkah kami tanya beberapa hal?

Gampang mbak, kayak orang penting aja wawancara.

Sejak kapan mas Arif menjadi relawan? Apa alasannya?

Sejak tahun 2013 saya tergabung di potensi SAR. Saya disini mengurus organisasi selam namanya Inhasa Diving Club. Saya sering mengadakan latihan bareng sama BASARNAS. Jadi kita saling bantu, ketika saya ada acara mereka men-support, begitu juga sebaliknya.

Jika ditanya kenapa masuk ke potensi SAR ya pastinya ingin memberikan apa yang bisa diberikan. Saat ada bencana dan kita melihat atau mendengar sendiri, dalam hati kita pasti ada rasa ingin membantu.

Oh iya sejak kapan mas Arif bertugas menjadi relawan dalam pencarian pesawat AirAsia QZ-8501?

Saya bertugas mulai tanggal 31 Desember 2014 s/d 9 Januari 2015.

Ada berapa relawan atau berapa tim yang bertugas dalam pencarian pesawat AirAsia?

Sebetulnya untuk jumlah relawan pastinya saya sendiri ga tau jumlahnya. Karena definisi relawan kan luas. Siapapun yang membantu pantas disebut relawan.
Contohnya : Saat saya belanja di toko, pemiliknya tidak mau dibayar. Kawan saya juga ketika bertemu orang di jalan malah dibelikan minuman 1 dus. Menurut saya mereka semua adalah relawan.

Cuaca dan kondisi disana seperti apa mas?

Cuaca memang buruk seperti yg diberitakan di TV. Ada wartawan ikut ke tengah sampai ada yang pingsan, ada juga yang lidahnya keluar “jackpot” dan sebagainya.

arif 4
Cuaca di lapangan saat mas Arif sedang bertugas

Kendala apa saja yang mas alami selama bertugas di lapangan?

Kendalanya alam itu pasti, kalau dari tim sih kita sesuai komando.

Selain melakukan pencarian pesawat AirAsia, mas Arif sudah berapa kali mengikuti evakuasi SAR?

Berapa kali ya… sekitar 5 kali, kita lebih ke penyelaman. Kerena disini (Kalimantan Barat) banyak sungai. Banyak yang tenggelam.

Sharing dong mas supaya kami bisa menjadi relawan seperti mas Arif?

Kalau ingin menjadi relawan di SAR, coba ke BASARNAS yang ada di Krapyak saja, nanti bisa ketemu sama bagian SAR potensi. Jadi nanti orang-orang SAR potensi bisa ikut tergabung dalam kegiatan lapangan.

Oke mas kalau begitu. Terakhir, apa pesan mas Arif untuk UKSA-387?

Pesannya buat kawan-kawan, tetaplah berkreasi, ikhlas dalam melakukan sesuatu, perbanyak kawan, insyaAllah semua dimudahkan.

Terimakasih mas selamat bertugas semoga pertolongan dan kasih sayang yang diberikan kepada orang yang membutuhkan dibalas oleh Tuhan YME.

 

arif 3
Suasana di KN. SAR 101 Purworejo

(Rahma/UXXII)

 

4 Replies to “Arif Rudianto”

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.